DANDIM 0728/WONOGIRI
JABAT IRUP UPACARA 17-AN
Senin (17/4/17) berempat di halaman
Makodim 0728/Wonogiri telah dilaksanakan upacara 17-an bulan April 2017 dengan
irup Dandim 0728/ Wonogiri letkol Inf Basuki Sepriadi, Komandan upacara dijabat
Kapten Inf kasmadi (Danramil 04) Nguntoronadi, sedangkan pengibar bendera, pembaca
pembukaan UUD 1945, Pengucap Sapta Marga anggota Koramil 03/Ngadirojo. Selain
itu terlibat pula anggota PNS Suratno sebagai pembaca Panca Prasetya Korpri dan
pembawa acara PNS Karni.
Peserta upacara terdiri dari para
perwira, bintara, tamtama dan PNS Kodim
0728/Wonogiri dan dari Kanminvetcat IV/34 Wonogiri.
Dalam sambutannya Dandim 0728/Wonogiri
Letkol Inf Basuki Sepriadi membacakan AMANAT PANGLIMA TNI, yang isinya : Para
Perwira, Bintara dan Tamtama serta segenap PNS TNI Marilah kita tiada henti
memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas limpahan rahmat
dan karunia-Nya, kita masih diberi kehidupan, keselamatan, kesehatan dan
bimbingansehingga dapat melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara
melalui institusi TNI yang kita cintai.
Saya mengucapkan terima kasih dan
penghargaan atas kineria yang tidak pernah surut hingga saat ini. Hal ini
menunjukkan bahwa para Prajurit dan PNS TNI adalah insan-insan yang bertakwa,
setia dan rela berkorban dengan tulus ikhlas bagi bangsa dan negara. Saya
berharap kesetiaan dan kerelaan berkorban ini tidak hanya berhenti sampai di
sini, tetapi harus melekat sepanjang hayat dalam sanubari kita semua. Seperti kita
ketahui bersama saudara-saudara kita di Ponorogo sedang berduka akibat bencana
tanah longsor. Tercatat 28 korban jiwa tertimbun tanah dan ratusan jiwa
mengungsi. Untuk itu, kita semua ikut berduka yang mendalam kepada seluruh
keluarga korban atas musibah ini. Kepada para prajurit TNI yang sedang
melaksanakan tugas kemanusiaan di lapangan, saya mengucapkan terima kasih atas
kepekaan dan kepedulian kalian semua terhadap permasalahan yang dihadapi
masyarakat Ponorogo. Saya berharap agar para prajurit dapat melaksanakan tugas
ini dengan semangat, penuh keikhlasan dan dedikasi tinggi karena ini merupakan
panggilan tugas negara.
Kita semua patut bersyukur bahwa
pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah di 101 daerah dari tingkat provinsi,
kabupaten dan kota dapat berjalan dengan tertib, lancar dan aman. Peran serta
segenap prajurit TNI dalam melaksanakan tugas perbantuan kepada Polri sangatlah
penting guna terwujudnya Pilkada yang tertib, aman, damai, lancar dan sukses.
Khusus untuk di DKI Jakarta dalam 2
hari kedepan yaitu pada hari Rabu tanggal 19 April 2017, akan melaksanakan
pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur putaran ke-2. Terkait dengan pelaksanaan
pemilihan Gubernur DKI putaran ke-2 itu, saya tegaskan bahwa TNI tetap bersikap
netral dan menjamin pilkada berjalan tertib, aman dan lancar.
Kepada seluruh prajurit TNI saya
perintahkan untuk bersikap netral dan melaksanakan pengamanan sesuai dengan
prosedur yang berlaku. Begitu juga kepada PNS yang akan memilih, gunakanlah hak
pilih dengan sebaik baiknya. Waspadai upaya adu domba dan menarik TNI kekancah
politik praktis terkait pelaksanaan pilkada DKI putaran ke-2.
Seiring dengan pesatnya kemajuan
teknologi komunikasi dan informasi, kini telah muncul kelompok baru yaitu
"Cyber Narcoterorism" Kelompok ini menggunakan dunia maya sebagai
wahana untuk mengedarkan dan menyalahgunakan narkotika yang hasanya digunakan
untuk membiayai kegiatan terorisme.
Saya ingatkan, kejahatan lintas negara
ini akan menjadi ancaman serius dan sangat berbahaya bagi bangsa Indonesia.
Kelompok "Cyber
Narcoterorism" menggunakan beragam situs terkemuka seperti youtube,
twitter dan facebook untuk tujuan merebut pangsa pasar, penyebaran pemikiran,
dorongan perekrutan dan berbagai informasi. Hal ini menjadi sebuah cara yang
paling efektif dalam melakukan aksi yang diinginkannya Gerakan "cyber
Narcoterorism" menjadi musuh utama bangsa Indonesia saat ini, bahkan
menjadi musuh bangsa-bangsa di dunia.
Untuk itu, kepada seluruh jajaran TNI,
komando kewilayahan, khususnya aparat intelijen harus terus memantau,
mendeteksi gerakan-gerakan kelompok ini. Selanjutnya, kepada seluruh prajurit
dan PNS TNI agar membentengi diri untuk tidak terlibat dalam kejahatan Narkoba,
serta bangun terus kerasama dengan aparat terkait lainnya untuk menangkal aksi
radikalisme.
Tantangan ke depan akan sangat
kompleks, salah satunya adalah semakin masifnya penggunaan media sosial. Media
sosial menjadi medan pertempuran baru oleh sekelompok masyarakat untuk mencapai
Penyebaran informasi dan berita-berita bohong (hoax) melalui media sosial dapat
menyebabkan perpecahan yang membahayakan persatuan dan kesatuan, ke-Bhineka
Tunggal Ika-an dan munculnya radikalisme.
Guna membentengi pengaruh negatif dari
penggunaan media sosial oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab dengan
menyebar berita bohong (hoax) tersebut, maka kata kunci bagi prajurit dan PNS
TNI adalah jangan mudah percaya terhadap berita bohong, percayalah kepada
komandan satuan. Prajurit dan PNS TNI harus cerdas, pandai memilah dan memilih
berita yang positif dan bermanfaat Penggunaan media sosial di kalangan prajurit
dan PNS TNI bahkan keluarga besar TNI sudah tidak terbendung lagi.
Terkait dengan hal itu, saya
memerintahkan agar tidak mengunggah gambar, foto dan video yang tidak pantas
untuk ditonton karena hal ini dapat merugikan citra TNI di masyarakat Kepada
Komandan Satuan untuk terus memberikan penekanan kepada seluruh prajurit dan
PNS TNI terkait pemanfaatan media sosial secara baikPedomani dan ketentuan-ketentuanl aksanakan penggunaan
media sosial yang dikeluarkan oleh pimpinan TNI, selanjutnya, hingga saat ini masih ada
oknum prajurit dan PNS TNI yang melakukan tindakan tidak terpuji bahkan
menyakiti hati rakyat seperti korupsi, penyalahgunaan narkoba dan lain
sebagainya yang dapat merusak citra positif TNI di masyarakat. Oleh karena itu,
bagi prajurit dan PNS TNI yang melakukan pelanggaran tidak akan ada toleransi
serta akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa
melimpahka kesehatan dan kekuatan., serta petunjuk-Nya kepada kita sekalian
dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada TNI dan Negara Kesatuan Republik
Indonesia yang sangat-sangat kita cintai bersama.
Selesai upacara dilanjutkan jam
Komandan, (Pendim 0728/wng)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar