Sponsor

Selamat Datang di KODIM 0728/Wonogiri.

Jumat, 23 Desember 2016

Apel Gelar Pasukan



KODIM 0728/WONOGIRI MENGIKUTI 
 APEL GELAR PASUKAN OPERASI LILIN TAHUN 2016

Kamis (22/12/16) pukul 08.00 sd 08.30 Wib. bertempat dihalaman Mapolres Wonogiri telah dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2016, dengan Pembina apel Wakapolres Wonogiri Kompol Wawan Purwanto. Hadir dalam acara tersebut, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Basuki Sepriadi yang sedang melaksanakan dinas diwakilkan (Kasdim) Mayor Inf Handoko Setyo Budi, Kasatpol PP Waluyo, Ketua pengadilan Negeri Wonogiri Marliyus, anggota DPRD komisi 1 Mulyadi.

Peserta apel gelar pasukan operasi lilin 2016 terdiri : 1 SST Sabara Polres Wonogiri, 1 SST TNI Kodim 0728/Wonogiri,  1 SST Dishubkominfo, 1 SST Satpol PP,  1 SST BPBD, 1 SST Senkom, 1 SST MTA, 1 SST pelajar Pramuka Bhayangkara.

Dalam sambutannya Wakapolres Wonogiri Kompol Wawan Purwanto membacakan amanat Kapolri yag isinya Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan YME, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, kita masih diberikan kesehatan dan kekuatan untuk hadir di tempat ini dalam rangka Apel Gelar Pasukan Operasi “Lilin tahun 2016”, yang diselenggarakan secara serentak oleh seluruh jajaran Polri mulai dari tingkat Mabes Polri hingga kesatuan kewilayahan.

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai pengecekan Akhir kesiapan kita dalam melaksanakan operasi pengamanan perayaan Natal tahun 2016 dan tahun baru 2017, baik pada aspek personel, sarana prasarana, anggaran serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan Mitra Kamtibmas lainnya. Perkembangan dunia global yang ada saat ini masih diwarnai dengan beberapa aksi teror yang berlangsung di beberapa tempat. Konflik berkepanjangan di sebagian negara juga masih terjadi disertai trend perlambatan ekonomi yang melanda dunia internasional. Langsung maupun tidak langsung, berbagai kejadian tersebut akan berimplikasi terhadap kondisi keamanan dalam negeri. Aksi teror masih terjadi seperti halnya kejadian di samarinda dan  Singkawang. Meskipun beberapa aksi teror dapat digagalkan dengan baik oleh aparat beserta Elemen terkait lainnya, namun ancaman ini dipercaya masih akan terus berlangsung.

Disamping itu, dinamika kehidupan nasional yang terjadi beberapa bulan terakhir,  juga menunjukkan adanya potensi gangguan dalam bentuk kejadian intoleransi, baik inter maupun antar agama. Menjadi lebih kompleks, karena kejadian tersebut berlangsung ditengah suasana peningkatan suhu politik yang terjadi sebagai akibat dari pelaksanaan pilkada serentak 2017. Berbagai hal tersebut, menjadi tantangan tugas bagi Polri dan seluruh elemen terkait,  dalam menjaga dan mengamankan pelaksanaan ibadah natal 2016 dan perayaan pergantian tahun 2017.

Perayaan Natal dan tahun baru merupakan moment berlibur bagi sebagian besar kalangan masyarakat di Indonesia. Karena itu, diprediksi akan terjadi mobilisisasi masyarakat dari satu tempat ke tempat lain, serta munculnya titik konsentrasi massa ditempat tertentu, seperti tempat wisata, pusat perbelanjaan, pelabuhan, bandara udara, terminal dan tempat–tempat lainnya. Peningkatan aktifitas masyarakat ini, harus diantisipasi dengan baik oleh aparat keamanan. Untuk itu, Polri menggelar operasi lilin 2016, yang dilaksanakan selama 10 hari, sejak tanggal 23 Desember 2016 sd 1 januari 2017. Operasi ini dilakukan dengan mengedepankan tindakan perspektif dan preventif yang didukung kegiatan intelijen, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional.

 
Secara keseluruhan, Polri mengerahkan 85.744 personel, dibantu 15.096 personel TNI serta 55.130 personel gabungan dari Satpol PP, Dishubkominfo, Dinkes, Pramuka, dan Jasa Raharja. Para personel akan ditempatkan pada 1.609 pos pengamanan dan 643 pos pelayanan guna memberikan pengamanan kamtibmas dan Kamseltibcar Lantas.

Saya berharap, pelaksanaan Operasi Lilin 2016 ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, sehingga masyarakat dapat merasakan dampak nyata dari pelayanan yang diberikan. Oleh karenanya, seluruh personel pengamanan agar bekerja dengan sungguh–sungguh dalam memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat. Untuk itu, pada kesempatan ini, ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan untuk dipedomani dan dilaksanakan, yaitu
  
Tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan diri maupun satuan dalam melaksanakan tugas, sehingga mampu merespon secara cepat dan tepat setiap bentuk gangguan kamtibmas yang terjadi. Para personel pengamanan agar tetap waspada dan jangan merasa under estimate terhadap setiap potensi gangguan yang ada.

Siapkan serta pelihara kondisi fisik dan mental saudara untuk dapat senantiasa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat kapan pun dan dimanapun.
Persiapkan dengan baik seluruh peralatan, sarana dan prasarana yang akan digunakan untuk mendukung kelancaran dan keberhasilan operasi.

Laksanakan tugas dengan penuh rasa ketulusan dan keikhlasan serta semangat pengabdian terbaik, melalui tampilan sikap yang humanis dan simpatik, serta hindari sikap arogansi dan kesewenang-wenangan.

Penggelaran personel harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya, baik di tempat ibadah, tempat tinggal, jalur lalu lintas, lokasi wisata, maupun tempat – tempat lain yang merupakan police hazard.

Lakukan tindakan proaktif dan antisipatif dengan melibatkan semua fungsi kepolisian serta stakeholders terkait untuk menghadapi ancaman aksi teror, sabotase dan kejahatan berkadar ancaman tinggi, serta cegah kegiatan sweeping yang dilakukan oleh pihak yang tidak berwenang.

Laksanakan penegakan hukum secara profesional bertindaklah dan secara proporsional tegas dan serta terukur terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas maupun kamseltibcarlantas.

Perkuat kerjasama yang sinergis dan harmonis dengan seluruh instansi terkait serta segenap elemen masyarakat dalam rangka memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Sebelum mengakhiri amanat ini, selaku Pimpinan Polri, Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam apel gelar pasukan operasi ”Lilin-2016” ini, semoga pengabdian yang kita laksanakan dengan penuh keikhlasan ini akan menjadi catatan amal ibadah saudara/saudari sekalian di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.

Pada kesempatan yang baik ini saya juga mengucapkan “Selamat Hari Natal 2016 bagi yang merayakan, dan Selamat Tahun Baru 2017, semoga di tahun baru kita semua dapat berkarya lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, selamat bertugas. (Pendim 0728/Wng)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar