Sponsor

Selamat Datang di KODIM 0728/Wonogiri.

Rabu, 30 November 2016

Wasbang di Ponpes



DANDIM 0728/WONOGIRI SOSIALISASIKAN
 WASBANG DAN NASIONALISME DI PONPES

Selasa tanggal (29/11/16) pukul 09.00 s.d. 11.20 Wib bertempat di Pondok Pesantren Mamba’ul Hikmah Dusun Kalikatir  Kelurahan Nambangan Kec. Selogiri Kab. Wonogiri telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan dan Nasionelisme kepada para santri, sebagai narasumber Komandan Kodim 0728/Wonogiri (Letkol Inf Basuki Sepriadi) dihadiri + 150 orang santri.

Hadir dalam kegiatan : Pengasuh Ponpes Mamba’ul Hikmah (Ustadz Nahdi), Komandan Koramil 02/Selogiri (Kapten Inf Subandi), Babinsa Koramil 02/Selogiri dan Babinkamtibmas Polsek Selogiri, para Santri Ponpes Mamba’ul Hikmah.

Inti penyampaian Komandan Kodim 0728/Wonogiri (Letkol Inf Basuki Sepriadi) : Pada hari ini saya bersyukur kepada Allah SWT karena telah diberikan kesehatan sehingga dapat berkumpul bersama dengan para pengurus dan santri Ponpes Mamba’ul Hikmah Kalikatir Nambangan Selogiri. Pada era globalisasi seperti saat ini dengan adanya perkembangan tekhnologi masyarakat mudah mendapatkan informasi dari berbagai sumber yang belum tentu kebenarannya.

Saya berharap para santri Ponpes Mamba’ul Hikmah dapat senantiasa memilih informasi terkait perkembangan yang terjadi saat ini serta senantiasa meningkatkan rasa Nasionalisme untuk bangsa. Saat ini sudah banyak orang asing  yang masuk kewilayah Indonesia termasuk kewilayah Wonogiri, hal ini hendaknya kita selalu waspada dan senantiasa mengawasi apa yang dilakukan diwilayah kita.

Selain hal tersebut kita telah masuk pada era perang Proxy War yaitu perang yang salah satunya menggunakan media massa dengan cara menggunakan pihak lain Untuk menyerang negara kita melalui idiologi, politik, sosial, ekonomi dan budaya serta militer dan agama. Saat ini tanpa kita sadari negara kita telah di jajah oleh bangsa asing bukan dengan senjata tetapi melalui berbagai bentuk contohnya dengan informasi-informasi yang mengandung provokasi antar umat dan kelompok satu dengan kelompok yang lain. Kedepan kita khususnya generasi muda harus selektif dan mempunyai jiwa Nasionalisme yang tinggi sehingga bangsa kita tidak dapat terpengaruh oleh bangsa-bangsa lain, yang tujuanya akan menguasai kekayaan alam Indonesia.

Dengan keimanan dan ketaqwaan para santri Ponpes Mamba’ul Hikmah ini saya yakin para generasi muda penerus bangsa mampu mempertahankan bangsa dan negara dari ancaman negara luar yang akan merusak dan menguasai bangsa kita dan berharap kepada  generasi muda, santri santri menjadi patriot patriot pertempuran untuk memerangi proxy war, untuk itu agar para santri membuat gerakan massa dengan belajar untuk menghadapi tantangan kedepan dan gerakan santri berwirausaha, untuk itu bagaimana kita menjaga bangsa indonesia. Tidak ada gunanya kita hidup makmur dan moderen namun kita kehilangan pundamental dari diri kita yaitu Kebinneka Tunggal Ikaan, semangat persatuan, toleransi, kesantunan, keragaman, kemanusiaan.

Dengan semangat dan komitmen memilih tanpa harus menghakimi, menentukan tanpa harus menyalahkan, memutuskan tanpa harus merendahkan, menonjolkan tanpa harus meniadakan yaitu Binneka Tunggal Ika, gotong royong barulah tercipta demokrasi. Kalau kita bisa menjaga maka di tahun 2045 indonesia akan  menjadi Indonesia Emas. (Pendim 0728/Wng).