Sponsor
Senin, 12 Agustus 2024
Jelang Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III, Kodim 0728/Wonogiri Gelar Rakor Bersama OPD Terkait
Wonogiri - Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III TA 2024 Kodim 0728/Wonogiri di Desa Wonodadi Kecamatan Pracimantoro Kab. Wonogiri, telah memasuki hari ke 20 dari 30 hari rencana pelaksanaan TMMD.
Untuk mempersiapkan upacara penutupan TMMD, bertempat di ruang Gajah Mungkur Setda kabupaten Wonogiri, Kodim 0728/Wonogiri beserta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan instansi terkait menggelar rapat kordinasi. Senin(12/08/2024).
Rapat dipimpin oleh Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kab. Wonogiri Teguh dan Pasiter Kodim 0728/Wonogiri Kapten Inf Sriyanto turut dihadiri oleh, Pasi Pers Kapten Inf K.G Simanjuntak, Pasi Ops Kapten Inf Suraji, Danramil 13/Pracimantoro Kapten Inf Budi Raharja, Kapolsek Pracimantoro Iptu Bunal Eko T. SH. IPTU Untung Subekti Paur Subbag Kerma Bag Ops Polres Wonogiri Kepala Desa Wonodadi Sutrisno,Bati Bhakti TNI Pelda Among dan Dinas OPD terkait.
Pasiter mengatakan, pelaksanaan penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III tahun 2024 rencananya akan dilaksanakan serentak pada Kamis 22 Agustus 2024 di lapangan Desa Wonodadi, untuk gladi kotor dilaksanakan tanggal 21 Agustus 2024, kegiatan upacara penutupan dijadwalkan pukul 09.00 WIB.
Kegiatan penutupan rencana akan ditutup oleh Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono,S.Pd.,M.I.P. dan akan dilaksanakan penyerahan secara simbolik hasil pekerjaan kepada Bupati Wonogiri Joko Sutopo.
Dia menambahkan, kegiatan TMMD ini mengerjakan rabat jalan dengan panjang 1.305 meter dan lebar 3 meter yang menghubungkan Desa Wonodadi Kecamatan Pracimantoro dengan Desa Basuhan Kecamatan Eromoko, dan sampai saat ini sudah mencapai 90%.
Pasiter menjelaskan, rapat ini digelar untuk kegiatan TMMD, serta mempersiapkan kegiatan penutupan. “Kami berharap agar semua instansi yang ada mendukung penuh dan saling bersinergi sehingga nantinya kegiatan di lapangan dapat berjalan dengan lancar“, pungkasnya. (Pendim 0728/Wng)
Jumat, 09 Agustus 2024
Distan Wonogiri Bersama Kodim Wonogiri Dan Polbangtan Gelar Rakor, Ini Tujuannya
Wonogiri - Dalam rangka meningkatkan hasil pertanian dalam mengantisipasi cuaca extreem El nino, Dinas Pertanian Wonogiri, Dir Polbangtan Yogyakarta -Magelang bersama Kodim 0728/Wonogiri melaksanakan Rapat Kordinasi Evaluasi PAT dan Pompanisasi bertempat di Room Meeting RM Alami Sayang 2, Jl Wonogiri-Ponorogo, Brubuh Ngadirojo Lor Kec Ngadirojo Kab Wonogiri. Rabu (7/8/2024).
Baroto Eko Pujanto, SP., M.Si selaku Kadistan Kab Wonogiri menyampaikan, Rakord Evaluasi PAT dan Pompanisasi ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem El Nino yang berlangsung panjang.
Kementerian Pertanian saat ini terus menggenjot kegiatan perluasan areal tanam dengan program pompanisasi. Kegiatan yang mendapat dukungan TNI tersebut sebagai upaya pemerintah mengantisipasi ancaman El Nino yang dapat menyebabkan penurunan produksi pangan.
Diharapkan dengan adanya kolaborasi dari berbagai pihak yang terkait, Perluasan Areal Tanam melalui pompanisasi ini dapat terwujud dalam rangka meningkatkan produksi pangan nasional.
Koordinasi pemangku kepentingan untuk program pompanisasi terkait potensi sawah dan finalisasi CPCL (Calon Petani Calon Lokasi) karena untuk mendukung penambahan areal tanam (PAT) mempunyai Kriteria yaitu tersedia sumber air permukaan yang dapat dipompa (Sungai dll) dan tujuan ketersediaan air irigasi melalui pompanisasi, untuk meningkatkan penambahan areal tanam.
Program ini memberikan bantuan pompa kepada petani padi yang lahannya tidak dapat ditanami secara optimal akibat ketersediaan air yang terbatas namun lokasinya masih cukup dekat dengan sumber air yang melimpah.
Dandim 0728/Wng Letkol Inf Edi Ristriyono, S.Pd., M.I.P. Dalam penyampaiannya mengatakan, Rapat Kordinasi Evaluasi PAT dan Pompanisasi 2024 Kab Wonogiri dengan Distan Kab Wonogiri dan Dir Polbangtan Yogyakarta -Magelang tentunya diharapkan memiliki harapan untuk meningkatkan lahan pertanian sehingga dari harapan tersebut tentunya akan mendapatkan hasil diantaranya ketahanan pangan kita.
Kita ketahui keberadaan petani di Indonesia masih dianggap sebagai mata bahkan dianggap bahwa hasil pertanian tidak bisa diharapkan itulah tugas kita mengedukasi kepada mereka menjadi petani yang sejahtera.
Jika kita bayangkan para petani di Wonogiri tidak mau menanam akan bagaimana masyarakat tidak ada bahan makanan yang akan di makan sehingga diperlukan pembelian kebutuhan makanan dari tempat lain begitu juga hal tersebut jika terjadi di seluruh Indonesia bagaimana dampaknya tentunya akan sangat besar sekali.
Program ini sangat dibutuhkan dalam rangka meningkatkan hasil pertandingan sudah banyak contoh negara yang kelaparan karena kurangnya ketahanan pangan dan kemudian menghancurkan negaranya sendiri.
Itulah sebabnya perjuangan-perjuangan para petani perlu kita apresiasi dan kita berikan edukasi agar kedepan mereka akan semakin sukses dalam mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia.(pendim 0728/wng)
Budaya Antri Ditunjukan Di Lokasi TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0728/Wonogiri
Rabu, 07 Agustus 2024
Dukung Program Penanganan Stunting, Babinsa Dampingi Berikan Batuan Makanan Sehat
Wonogiri - Babinsa Koramil 06/Batuwarno Kodim 0728/Wonogiri Sertu Kushendri menghadiri rakor TTPPS Rembuk Stunting dan pemberian bantuan makanan sehat kepada keluarga berisiko stunting bertempat di balai desa Tegiri Kecamatan Batuwarno, Senin (5/08/2024).
Sertu Kushendri mengatakan penyerahan bantuan berupa makanan sehat berupa telur dan daging kepada masyarakat bersesiko stunting.
Babinsa mengatakan, bahwa bantuan tambahan makanan dan gizi ini merupakan salah satu bentuk upaya dalam mendukung program pemerintah dalam menuntaskan kasus anak yang berisiko stunting.
“Bantuan diberikan kepada keluarga yang mempunyai anak beresiko stunting, diharapkan dapat berguna bagi anak balita untuk mendukung kebutuhan asupan gizi” ucap Babinsa.
Selain itu, Sertu Kushendri menyampaikan, bahwa pemerintah saat ini tengah gencar melaksanakan program pencegahan stunting dan kurang gizi bagi anak balita. “Maka dari itu kami dari TNI selalu siap mendukung program pemerintah terutama penanganan stunting,” pungkasnya.(Pendim 0728/Wng)



.jpeg)

