Sponsor

Selamat Datang di KODIM 0728/Wonogiri.

Rabu, 26 Februari 2020

Danramil 22/Slogohimo Hadiri Sosialisasi Sensus Penduduk


Wonogiri – Danramil 22/Slogohimo Kapten Arm Yadiman menghadiri rapat koordinasi daerah tingkat Kecamatan dalam rangka sosialisai sensus penduduk di Kecamatan Slogohimo, Jum’at(21/2).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Antara lain Camat Slogohimo yang di wakili Sekcam Agus Pramono, Danramil 22/Slogohimo Kapten Arm Yadiman, Anggota Polsek Aiptu Sodikul, Kasitapem Kec. Slogohimo Hestiningsih, Ketua Wonogiri Koko Prasetiyo, seluruh kepala desa beserta perangkat se-Kec. Slogohimo.

Sekcam mewakili Camat Slogohimo menyampaikan, masalah pelaksanaan sensus penduduk harus dilaksanakan secara online untuk mendapatkan data yang lebih cepat dalam pendataan menghitung jumlah penduduk diwilayahnya, yang dimulai dari tanggal 15 Februasi sampai dengan 31 Maret 2020.

Sensus Penduduk Online merupakan kesempatan warga masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan SP2020 dengan melakukan pendataan mandiri, tanpa proses wawancara langsung dengan petugas. Untuk sensus wawancara dilaksanakan mulai tanggal 1 Maret sampai 31 Juli 2020.

Danramil 22 /Slogohimo pada kesempatan tersebut mengajak masyarakat dan warganya untuk mendukung dan mensukseskan program sensus penduduk tersebut. Tata cara sensus penduduk online, masyarakat hanya perlu mempersiapkan nomor KTP, Nomor Kartu Keluarga dan atau surat nikah/cerai.

Dijelaskan oleh Danramil, cakupan sensus penduduk online adalah WNI dan WNA yang telah atau akan tinggal selama minimal 1 tahun di Indonesia. Data sensus penduduk 2020 ini akan bermanfaat bagi perencanaan pembangunan, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, (Pendim 0728/Wng).

Wujudkan Desa Layak Anak, Forkopincam Giriwoyo Gelar Sosialisasi


Wonogiri - bertempat Balai Desa Pidekso, Kecamatan Giriwoyo ,Kab. Wonogiri, Babinsa Pidfekso Sertu Bejo Sariyono menghadiri Sosialisasi Desa Layak Anak dengan tema" Kita Wujudkan Desa Layak Anak Dengan Membangun Keluarga Yang Harmonis Menuju Pidekso Maju", Jum’at(21/2).

Yang disebut anak adalah anak yang masih dalam kandungan dalam hal ini usia 0 sampai 18 Tahun, penyampaian pembuka dari dr. Taufiq selaku Kepala Puskesmas, selanjutnya dr. Taufik menyampaikan apa yang menjadi hak-hak anak diantaranya, Hak untuk mendapatkan Nama Identitas, Kewarganegaraan, Pendidikan (Akte kelahiran/identitas). Hak mendapatkan perlindungan dari tindakan  kekerasan dari segi apapun.

Selanjutnya, dr.Taufik berharap agar kegiatan Sosialiasi ini bisa disampaikan dari Tingkat RT, RW, Dusun hingga Desa, sehingga Desa Pidekso menjadi Desa Layak Anak. Untuk menjadi Desa Layak Anak dalam Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan meliputi Persalinan di Fasilitas Kesehatan, Faskes dengan pelayanan ramah anak dan Air minum serta sanitasi.

Babinsa berharap, dengan adanya sosialisasi Desa Layak Anak ini semua pihak bisa mendukung serta mewujudkannya sehingga di Desa Pidekso ini bisa  menjaga dan memberikan ruang pada anak untuk tetap bisa mendapatkan 10 hak anak yang wajib didapat yaitu bermain, pendidikan, perlindungan, nama, kebangsaan, makanan, kesehatan, rekreasi dan kesamaan serta peran dalam pembangunan. Agar terciptanya generasi penerus yang bermanfaat dan berkualitas bagi Bangsa dan Negara.

Hadir dalam Kegiatan tersebut diantaranya Camat Giriwoyo yang diwakili Kasi Kessos Kec. Giriwoyo Tutik Handayani, Kepala Puskesmas 1 Giriwoyo dr. Taufiq Muhammad Bilal, Koordinator PLKB Kec. Giriwoyo Purwanto, Babinsa Pidekso Sertu Bejo Sariyono, Kades Pidekso diwakili yang Kasi Pemerintahan Desa Pidekso Nur Ari Wibowo, Perangkat Desa Pidekso, Seluruh Ketua RW dan RT Se Desa Pidekso, (Pendim 0728/Wng).

Kamis, 20 Februari 2020

Antisipasi Bencana Alam, Dandim 0728/Wonogiri Kunjungi Song Busiek


Wonogiri – Antisipasi kemungkinan bencana alam (tanah longsor, banjir, angin puting beliung) yang terjadi seiring datangnya musim penghujan, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Imron Masyhadi, SE kunjungi langsung Keltana di wilayah Kelurahan Giriwono, Kamis(19/2).

Dengan didampingi oleh Pasiter Kapten Inf Moch. Sambudi beserta Danramil jajaran Distrik 1, Dandim 0728/Wonogiri melihat kesiapan dan berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat yang tergabung dalam Kelurahan Tanggap Bencana (Keltana) di Kantor Kelurahan Giriwono yang dihadiri oleh Sekcam Agus Hariadi, Lurah Giriwono beserta perangkat Kelurahan, Ketua Keltana beserta anggota.

Dandim berharap, dengan sudah terbentuknya Keltana di lingkungan kelurahan Giriwono bisa meminimalisir korban, baik harta, benda bahkan jiwa. Dandim menyampaikan pentingnya mengantisipasi sebelum terjadinya suatu bencana dengan melaksanakan sosialisasi-sosialisasi, menyiapkan tempat untuk pengungsian saat terjadi bencana, sarana-prasarana yang dibutuhkan dan yang paling penting alokasi untuk logistic.

“ Mohon Kordinasi, kerjasama dan dukungan dari semua pihak dalam mengantisipasi maupun menghadapi bencana alam ”, pungkas Dandim.

Sekcam mengungkapkan dengan sinergitas yang selama ini antara Babinsa, Bhabinkamtibmas dan aparat desa dilingkungan Giriwono ini terjalin komunikasi, kordinasi, konsultasi yang sangat baik sehingga tidak ada gangguan yang sangat berarti.

Selesai mendapatkan laporan dari Sekcam dan Lurah Giriwono, Dandim beserta rombongan dengan didampingi Sekcam beserta perangkat kelurahan menuju tempat yang kemungkinan terjadi bencana tanah longsor di RT 3 rw 3, Joho Kidul, Kelurahan Giriwono. Ketua RT Tarmin menjelaskan, dirumah Paiman pada tahun 2004 terjadi tanah longsor yang mengakibatkan bangunan dapur roboh.

Dandim beserta rombongan juga berkesempatan mengunjungi Song Busiek yang berada di wilayah Joho Kidul dan memberikan bantuan tanaman vertiver untuk mengantisipasi terjadinya tanah longsor, (Pendim 0728/Wng).

Di Sela Kunjungan Kerja Dandim Wonogiri Ke Koramil Jajaran, Ini Pesan Dandim Ke Pejabat Kecamatan


Wonogiri – Dalam rangka Program kerja Kodim 0728/Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Imron Masyhadi, SE memberikan pengarahan/JamDan kepada anggota Distrik 1 ( Koramil 01/Wonogiri, Koramil 02/Selogiri, Koramil 03/Ngadirojo, Koramil 04/Nguntoronadi) beserta anggota persit yang dipusatkan di wilayah Koramil 01/Wonogiri, Kamis(19/2).

Kegiatan pengarahan serta rakor dalam rangka menjalin sinergitas dengan pemerintah daerah tersebut selain dihadiri oleh para Danramil se-Distrik 1, para Pasi Kodim 0728/Wonogiri, kegiatan tersebut juga dihadiri Sekcam Wonogiri Agus Hariyadi, anggota Polsek Wonogiri, Lurah Giriwono, Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang XLIX Kodim Wonogiri Ny. Pramudyo Imron Masyhadi.

Dalam sambutannya, Dandim 0728/Wonogiri menyampaikan bencana alam yang ada di wilayah Kabupaten Wonogiri merupakan tanggung jawab kita bersama, baik TNI-Polri maupun Pemerintah Daerah. Walaupun masing-masing instansi mempunyai tugas dan tanggung jawab yang berbeda, namun untuk bencana alam dan pemilu adalah tugas kita bersama dalam rangka menjaga kondisifitas maupun untuk kemajuan diwilayah kita.

Dihadapan seluruh anggota dan persit, Dandim 0728/Wonogiri menyampaikan arahan agar dalam penggunaan media social (medsos) kita harus bisa menempatkan diri, berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan suatu informasi. Tugas TNI sudah jelas tertuang dalam UU No. 30, yang utamanya adalah menjaga kedaulatan NKRI, untuk itu Dandim menghimbau agar para Babinsa yang berada dilapangan selalu menanamkan rasa cinta tanah air kepada masyarakat yang ada di wilayah masing-masing.

Dandim juga berpesan kepada para anggota dan keluarganya agar berhati-hati dalam berlalu lintas, “ lengkapi surat-surat kendaraan, taati peraturan berlalu lintas dan bagi anak-anak yang belum cukup umur jangan diberikan ijin untuk berkendara dijalan raya “, ucap Dandim.

Sekcam melaporkan bahwa Desa/Kelurahan di wilayah Kecamatan Wonogiri khususnya sudah terbentuk Destana maupun Keltana dalam rangka kesiapsiagaan dan kemandirian menghadapi bencana yang bisa sewaktu-waktu terjadi, masyarakat juga sudah mendapatkan sosialisasi serta pelatihan dari dinas/instansi terkait, sehingga diharapkan dalam menghadapi bencana masyarakat sudah terlatih, (Pendim 0728/Wng).