Wonogiri – Antisipasi kemungkinan bencana alam (tanah longsor, banjir, angin puting beliung) yang terjadi seiring datangnya musim penghujan, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Imron Masyhadi, SE kunjungi langsung Keltana di wilayah Kelurahan Giriwono, Kamis(19/2).

Dandim berharap, dengan sudah terbentuknya Keltana di lingkungan kelurahan Giriwono bisa meminimalisir korban, baik harta, benda bahkan jiwa. Dandim menyampaikan pentingnya mengantisipasi sebelum terjadinya suatu bencana dengan melaksanakan sosialisasi-sosialisasi, menyiapkan tempat untuk pengungsian saat terjadi bencana, sarana-prasarana yang dibutuhkan dan yang paling penting alokasi untuk logistic.
“ Mohon Kordinasi, kerjasama dan dukungan dari semua pihak dalam mengantisipasi maupun menghadapi bencana alam ”, pungkas Dandim.
Sekcam mengungkapkan dengan sinergitas yang selama ini antara Babinsa, Bhabinkamtibmas dan aparat desa dilingkungan Giriwono ini terjalin komunikasi, kordinasi, konsultasi yang sangat baik sehingga tidak ada gangguan yang sangat berarti.
Selesai mendapatkan laporan dari Sekcam dan Lurah Giriwono, Dandim beserta rombongan dengan didampingi Sekcam beserta perangkat kelurahan menuju tempat yang kemungkinan terjadi bencana tanah longsor di RT 3 rw 3, Joho Kidul, Kelurahan Giriwono. Ketua RT Tarmin menjelaskan, dirumah Paiman pada tahun 2004 terjadi tanah longsor yang mengakibatkan bangunan dapur roboh.
Dandim beserta rombongan juga berkesempatan mengunjungi Song Busiek yang berada di wilayah Joho Kidul dan memberikan bantuan tanaman vertiver untuk mengantisipasi terjadinya tanah longsor, (Pendim 0728/Wng).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar