Sponsor

Selamat Datang di KODIM 0728/Wonogiri.

Selasa, 15 September 2020

Forkopincam Batuwarno Hadiri Sosialisasi dan Penyerahan Kepesertaan JKN KIS dan Penyerahan Sertifikat PTSL Tahun 2020

 Wonogiri – Bertempat di Halaman Kantor Desa Ronggojati, Kecamatan Batuwarno  telah berlangsung kegiatan Sosialisasi dan Penyerahan Kepesertaan JKN KIS  dan Penyerahan Sertifikat PTSL Tahun 2020 Kecamatan Batuwarno, Senin(14/9).


Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Kepala BPJS Kab. Wonogiri Hariyatni, Kepala Dinas Sosial Wonogiri Kurnia Listyarini, Kepala Badan Pertanahan Wonogiri atau yang mewakili, Camat Khrisma Eko Sutiyono, Danramil 06/Batuwarno Kapten Inf Budi Raharjo, Kapolsek Batuwarno , Kepala Desa/Kelurahan se-Kec. Batuwarno, Ketua RT dan RW se-Kec. Batuwarno, Perwakilan Peneriman JKN KIS  dan Sertifikat PTSL Tahun 2020.


Camat mengungkapkan pelaksanaan di Desa Ronggojati karena desa tersebut meraih juara I dalam pelunasan pajak PBB. Lebih lanjut, Camat menyampaikan untuk tahun 2020 Kecamatan Batuwarno ada 689 KK yang akan menerima JKN KIS. Ada 6 desa dan 1 kelurahan yang mengikuti progaram PTSL yaitu sebanyak 1.325 di Wilayah Kec. Batuwarno.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan, dalam situasi dan kondisi saat ini masyarakat sangat membutuhkan perhatian, dalam hal pelayanan kesehatan, Kartu Indonesia Sehat adalah wujud hadirnya negara bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kedepan, diharapkan masyarakat semakin memahami prosedur penggunaan layanan BPJS, untuk memberikan keringanan pembiayaan layanan kesehatan. Kabupaten Wonogiri saat ini masuk kategori zona kuning, dan wilayah se-Karesidenan Surakarta adalah yang terendah.

Tidak lupa dalam suasana yang masih diliputi Pandemi Covid-19, Bupati berharap masyarakat tetap patuh pada protokol kesehatan, yaitu memakai masker, sering cuci tangan, jaga jarak, tidak bersentuhan dan berkerumun. Semua langkah ini ditujukan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, (Pendim 0728/Wng).

Khitan Gratis Koramil 22/Slogohimo Kepada Anak Yatim Dan Kurang Mampu

Wonogiri - Salah satu wujud kepedulian dan rasa tanggung jawab sosial terhadap kondisi kehidupan masyarakat, Koramil 22/Sligohimo melaksanakan bakti sosial berupa khitan gratis.

Kegiatan bakti sosial khitan gratis dalam rangka HUT RI dan menyambut HUT TNI Ke-75 tersebut, diperuntukkan bagi anak yatim maupun anak dari keluarga yang kurang mampu di wilayah Koramil 22/Slogohimo.

Dalam pelaksanaannya, Koramil 22/Slogohimo menggandeng petugas kesehatan dari salah satu poliklinik yang ada di Kelurahan Karang, Kecamatan Slogohimo.

Danramil 22/Slogohimo Kapten Arm Yadiman berujar, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Koramil 22/Slogohimo dengan warga masyarakat yang tergolong kurang mampu yang menjadi binaan Koramil.

" Kegiatan bakti sosial ini sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat sekitar di tengah pandemi ", ucapnya.

Danramil berharap dengan adanya kegiatan semacam ini, keberadaan para anggotanya di wilayah dapat memberikan manfaat dan mampu membantu kesulitan masyarakat, dalam rangka semakin memantapkan Kemanunggalan TNI-Rakyat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota Koramil 22/Slogohimo Serda Suherman dan Koptu Awaludin, Petugas Poliklinik Medika Sadiko, AMK., Kepala Desa Setren Wisnu, (Pendim 0728/Wng).

21 Orang Terjaring Dalam Operasi Masker Oleh Anggota Gabungan TNI-Polri Dan Satpol PP


Wonogiri - Dalam upaya mendisiplinkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan guna memutus rantai penyebaran Covid-19, anggota gabungan dari TNI-Polri dan Satpol PP Kabupaten Wonogiri melaksanakan operasi protokol kesehatan.

Kegiatan yang dilaksanakan di Pasar Wonogiri tersebut menyasar pengguna kendaraan yang kedapatan tidak memakai masker ataupun memakai masker namun diturunkan/didagu dan kepada pengunjung pasar Wonogiri, Senin(14/9).

Dalam kegiatan tersebut menjaring sebanyak 21 pelanggar protokol kesehatan dan para anggota gabungan dari Kodim 0728/Wonogiri dan Polres Wonogiri serta Satpol PP selain mendata, mereka juga menghimbau kepada para pelanggar agar lebih patuh dan disiplin utamanya dalam penggunaan masker.

Tak sedikit dari mereka yang juga mendapat hukuman tambahan dari petugas berupa pengucapan Pancasila.

Serma Suryadi Menyampaikan kepada para pelanggar agar patuh terhadap himbauan pemerintah, " Jangan diulangi dan hendaknya masker bukan hanya sebagai hiasan tetap dipakai secara benar, jangan hanya dikalungkan atau ditaruh didagu saja karena fungsi daripada masker adalah untuk menyaring maupun mencegah bakteri maupun adanya virus Corona masuk dalam pernafasan manusia ", ucapnya.

Dia menambahkan, kepedulian terhadap keamanan dari pandemi Covid-19 harus ada dari setiap individu, jadi tidak ada ungkapan lupa untuk dijadikan alasan tidak memakai masker, (Pendim 0728/Wng).

Penegakan Disiplin Prokes Tiga Pilar Kabupaten Wonogiri Tertibkan Warga Dalam Penggunaan Masker


Wonogiri - Anggota Gabungan yang terdiri dari unsur TNI-Polri dan Satpol PP kembali menggelar operasi protokol kesehatan, utamanya dalam penggunaan masker.

Apel Operasi yustisi penanganan covid-19 yang dilaksanakan di Pasar Induk Kabupaten Wonogiri yang diikuti oleh anggota Kodim 0728/Wonogiri, anggota Polres Wonogiri dan anggota Satpol PP tersebut dipimpin oleh Kasatlantas Polres Wonogiri AKP Indra, Senin(14/9).

Dalam mengambil apel, Kasatlantas menyampaikan kegiatan yang dilsaksanakan nanti terbagi menjadi 2(Dua), yakni di depan pasar dengan menyasar pengguna kendaraan yang kedapatan tidak memakai masker ataupun memakai masker namun diturunkan/didagu dan kepada pengunjung pasar Wonogiri.

" Tugas kita mendampingi anggota Satpol PP dalam pelaksanaan operasi masker, agar anggota yang dilapangan apabila mendapati orang yang tidak memakai masker supaya diarahkan kepada petugas Satpol PP untuk dilakukan pendataan ", ucapnya.

Dari pantauan anggota Pendim 0728/Wonogiri yang berada dilapangan, kebanyakan dari pelanggar protokol kesehatan tentang penggunaan masker yakni pemakaian masker tidak sesuai dengan ketentuan dengan menempatkan masker di dagu.

Untuk itu anggota Kodim 0728/Wonogiri Serma Widhi Anugerah yang ikut dalam kegiatan tersebut menghimbau kepada para pelanggar agar selalu melaksanakan protokol kesehatan tentang penggunaan masker saat beraktifitas diluar rumah.

Selain melaksanakan pendataan, bagi para pelanggar protokol kesehatan juga dilakukan teguran lisan dengan mengucap pancasila, (Pendim 0728/Wng).