Sponsor
Kamis, 02 Januari 2020
Jelang Natal Dan Tahun Baru, TNI Dan Polri Tingkatkan Pengamanan
Wonogiri – Anggota Koramil 13 Pracimantoro Kodim 0728 Wonogiri Serda Sajugo, bersama anggota Polsek Pracimantoro Bripka Ahmadi dan Briptu Daru Seti H melaksanakan patroli di tempat Ibadah Gereja Kepal ST Petrus, yang beralamat di Dusun Wonokerto, Desa Sambiroto, Kecamatan Pracimantoro, Minggu (22/12).
Menurut Danramil 13/Pracimantoro Kot Cba Budi Waluyo SH yang diwakili Piket Koramil Serda Sajugo menjelaskan kegiatan tersebut dilanjutkan dengan patroli obyek vital di Azana Green Resort Hotel di Jl. Raya Semanu-Pracimantoro No.28, Gayam, Lebak, Kecamatan Pracimantoro.
“Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan untuk cipta kondisi jelang perayaan Natal tahun 2019 dan pergantian tahun menuju tahun baru 2020 serta mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas dan terciptanya situasi aman dan kondusif,” tegasnya.(Pendim 0728/Wng)
Jelang Natal Dan Tahun Baru, Puluhan Linmas Digembleng TNI
Wonogiri - guna menunjang tugas pokok sebagai aparat desa atau yang biasa di sebut Linmas, Anggota Koramil 24/Puhpelem melaksanakan pelatihan terhadap Linmas Ds.Puhpelem dalam rangka mengantisipasi situasi keamanan dan ketertiban menjelang Hari Natal tgl 25 Des 2019 & Tahun baru 2020. Minggu (22/12).
Adapun pelatihan yang diberikan meliputi Wasbang, Tatacara Apel,Peraturan Baris berbaris, Tatacara pemeriksaan perorangan, Tatacara melumpuhkan perorangan.
Materi Wasbang yang di sampaikan Pelda Bambang selaku Batuud Koramil Puhpelem, Linmas merupakan pertahanan sipil yang ada di pedesaan yang mempunyai fungsi membantu meringankan kesulitan masyarakat sekitarnya diantaranya membantu mengatasi bencana alam,menjaga lingkungan dr adanya tindak kriminalitas,baik terhadap pencurian, perkelahian, pertikaian antar etnik dan sebagainya.
Dalam segi pertahanan dan keamanan Negara dibagi menjadi 3 yaitu, komponen utama dalam hal ini yang utama sebagai pertahanan negara yaitu institusi TNI & Polri yang mana menggunakan alat persenjataan dan alutsista yang memadai yang telah dibiayai oleh negara untuk melumpuhkan, menghancurkan musuh Negara yg mau merongrong kedaulatan serta menguasai tanah air.Komponen cadangan yaitu mencangkup komponen yang siap digerakan bilamana pasukan garda yang ada didepan membutuhkan bantuan dalam segi logistik, evakuasi dan bantuan transportasi untuk sarana perjalanan.
komponen pendukung yaitu bersifat sebagai pendukung aktifitas yang mendukung terhadap setiap kebutuhan yang diperlukan baik oleh komponen cadangan maupun komponen utama di garis belakang.
Turut hadir dalqm kegiatan Kepala Desa Puhpelem Sarmun, Koramil 24/Puhpelem Pelda Bambang.S, Serda Parjito, Polsek Puhpelem Aipda Yudho, Anggota Linmas Ds.Puhpelem Sejumlah 31 orang. (Pendim 0728/Wng)
Lindungi Hutan Dan Mencegah Bencal Longsor, Koramil Kismantoro Prakarsai Penghijauan
Wonogiri - Anggota Koramil 20/Kismantoro Kodim 0728/Wonogiri yang di pimpin langsung Danramil Kpt Inf Prahwoto bersama jajaran Forkopimcam dan Relawan KRI desa Pucung, Relawan komunitas Gowes Cycle Kismantoro bersama Masyarakat Dusun Gandring melaksanakan penghijauan dengan menenam ratusan bibit pohon, bertempat di Hutan Bukit Watu Adeg, Dusun Gandring, Desa Pucung, Kec. Kismantoro, Sabtu (21/12).
Adapun ratusan bibit pohon yang di tanam antara lain, 300 bibit pohon beringin, 200 batang bibit pohon sengon, 50 batang bibit pohon alpukat dan 50 batang bibit pohon jambu air.
Dalam sambutan singkatnya Danramil mengatakan “Dengan adanya kegiatan Reboisasi di Hutan Bukit Watu Adeg ini bertujuan untuk dapat menyerap dan juga menyimpan air, selain itu juga dapat mencegah erosi tanah seperti longsor dan pengikisan tanah.
“Kita sebagai manusia jangalah merusak alam namun kita harus patut menjaga dan melakukan penanaman sehingga lingkungkan akan tetap terjaga kelestariannya,” imbuhnya.
“Dengan Kegiatan Ini kami sangat berterimakasih kepada TNI dari Koramil 20/Kismantoro Kodim 0728/Wonogiri atas kepedulian terhadap warga kami terutama dalam menlestarikan alam ini, kami akan pelihara pohon-pohon ini karena sangat bermanfaat”. Ungkap Camat Kismantoro Djoko Purwidyatmo.Hal ini merupakan kegiatan komando kewilayahan yang sudah sesuai dengan Perintah dari Komando Atas, untuk selalu siap sedia membantu masyarakat dalam kegiatan apapun yang ada di wilayah dan juga dapat digunakan sebagai sarana dan prasarana guna Untuk pendekatan kemanunggalan TNI dengan Rakyat.
Kegiatan di hadiri Camat Kismantoro Djoko Purwidyatmo, Danramil 20/Kismantoro Kpt Inf Prahwoto, Kapolsek yang diwakili Aipda Putut, Kepala Desa Pucung Katno, Mantri Perhutani Kismantoro, Relawan KRI Kismantoro, Relawan Gowes Cycle Kismantoro, Toga Tomas, Masyarakat Dusun Gandring 80 orang. (Pendim 0728/Wng)
Forkopimda Wonogiri Hadiri Pengajian Akbar Bersama Ribuan Jama’ah
Wonogiri - bertempat di Rumah Alm. Eyang Kakung Singat Somoredjo bin Somito Dsn. Eromoko Rt. 03 Rw. 03 Ds/Kec. Eromoko Kab. Wonogiri telah berlangsung kegiatan Pengajian Akbar bersama Hj. Heni Maryam Maimun Zubair (dari Rembang) dan K.H Ahmad Muwafig /Gus Muwafig (dari Yogyakarta) dalam rangka memperingati Haul 6 tahun meninggalnya Eyang Kakung Singat Somoredjo bin Somito dan 3 tahun meninggalnya Eyang Putri Hj. Tumiyem binti Noyosemito yang dihadiri ribuan jama’ah. Jumat (20/12) malam.
Purwanto, mewakili keluarga besar mengucapkan selamat datang kepada seluruh jamaah dan tamu undangan yang hadir pada acara malam hari ini, acara Pengajian Akbar dalam rangka Haul 6 tahun meninggalnya Eyang Kakung Singat Somoredjo bin Somito dan 3 tahun meninggalnya Eyang Putri Hj. Tumiyem binti Noyosemito.
Kehadiran bapak ibu semua suatu kehormatan bagi kami, Kami atas nama keluarga dan panitia mohon maaf apabila ada kekurangan baik dalam penyambutan dan lain sebagainya dan kami mengucapkan terimakasih kepada panitia atas pelaksanaan acara pada malam hari ini.Setyo Sukarno Ketua DPRD Kab. Wonogiri mengucapkan, Saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Wonogiri menghaturkan Terima kasih banyak kepada keluarga besar eyang kakung singat yang mengadakan pengajian pada malam hari ini dan semoga Pengajian malam hari ini menambah iman, Islam kepada warga masyarakat Kabupaten Wonogiri.
Yang kita harapkan masyarakat Kabupaten Wonogiri setelah mendapatkan tausiah dari kyai haji Ahmad muwafiq keislamannya agar meningkat, sehingga Wonogiri akan menjadi kota yang beriman, allahumma Amin.
Sekali lagi kami atas nama Pemerintah Kabupaten Wonogiri menghaturkan Terima kasih banyak kepada keluarga besar yang Kakung Singat tentunya kita harapkan dengan pengajian pada malam hari ini sekali lagi rasa keislaman kita, rasa keimanan kita, agar selalu meningkat dan kita harapkan bahwa kita ketahui bersama pada saat ini isu intoleransi dan isu radikalisme menjadi permasalahan yang begitu Momok di negara kita.
K.H Ahmad Muwafig (Gus Muwafig) dalam tausiyahnya menyampaikan Manusia ditakdirkan menjadi mahluk yang dominan asalkan bisa menahan rasa kantuk semua masalah dapat diselesaikan dengan tetap terjaga dari tidur dan memperbanyak doa, kita tahu nabi itu sosok yang kuat menahan rasa kantuk sehingga bisa menjadi dominan di masanya masing – masing.
Berkaitan dengan hakikat manusia tersebut lebih spesifik kita akan bicara mengenai karakter orang jawa, dimana orang jawa kita kenal dari dulu lebih mudah diajari segala sesuatu dengan perantara tembang/lagu jawa termasuk pelajaran agama/akidah seperti yang dilakukan oleh para wali yang menyebarkan ajaran agama islam pada masa lalu, dimana ajaran – ajaran agama dituangkan oleh para wali dalam tembang/lagu jawa untuk mempermudah masyarakat jawa dalam memahaminya.
Seperti tembang/lagu jawa macapat yang merupakan proses/fase perjalanan hidup manusia yang disiratkan dalam tembang/lagu jawa yang berjumlah 11 (Sebelas) tembang dan di dalamnya diselipkan ajaran – ajaran agama islam dalam setiap tembang yang berkaitan dengan perjalanan hidup manusia tiap – tiap fase tersebut.
Begitu pula cara para Kyai Nahdlatul Ulama (NU) memberikan pelajaran agama islam kepada masyarakat jawa sesuai dengan cara yang digunakan oleh para wali terdahulu, karena cara – cara tersebut merupakan cara yang paling sesuai dengan budaya dan karakteristik serta lebih mudah diterima oleh masyarakat jawa, banyak metode – metode dalam yang diterapkan oleh Nahdlatul Ulama (NU) berbeda dari metode yang diterapkan oleh yang lain akan tetapi metode tersebut tidak melanggar apa yang menjadi koridor dalam islam sendiri.
Pengajian akbar turut di hadiri K.H Ahmad Muwafig /Gus Muwafig (dari Jogjakarta), Hj. Heni Maryam Maimun Zubair (dari Rembang), Aminudin Ma'ruf (Staf Khusus Presiden RI), Joko Sutopo (Bupati Wonogiri). Letkol Inf Imron Masyhadi, S.E (Komandan Kodim 0728/Wng). AKBP Christian Tobing, S.I.K.,M.Si (Kapolres Wonogiri). Drs. Setyo Sukarno (Ketua DPRD Kabupaten Wonogiri). Ari Sumantri (anggota DPRD Kabupaten Wonogiri fraksi PDIP). Kompol Adi Nugroho, S.H., S.I.K (Waka Polres Wonogiri). H. Mubarok, SKM., M.M (Ketua PBNU Kab. Wonigiri). Forkopincam Eromoko. Hadrah Bintang Sembilan dari Solo. Tokoh pemuda, tokoh masyarakat se Kec. Eromoko.Takmir masjid se Kec. Eromoko. Warga Eromoko dan sekitarnya (Pendim 0728/Wng)
Langganan:
Postingan (Atom)



