Sponsor

Selamat Datang di KODIM 0728/Wonogiri.

Jumat, 02 Agustus 2024

Tumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air, Ratusan Siswa SMK Pancasila 6 Di Latih Anggota TNI


Wonogiri - Awal tahun ajaran baru di sekolah ada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Seperti halnya SMK Pancasila 6 Jatisrono, para siswa baru selama orientasi diberikan bekal materi oleh anggota TNI dari Koramil 14/Jatisrono.

MPLS dari TNI diberikan anggota Koramil 14/Jatisrono. Siswa serta siswi baru SMK Pancasila 6 Jatidrono tersebut mendapat materi tentang wawasan kebangsaan dan baris-berbaris (PBB). Mereka tampak senang dan disiplin selama mendapatkan materi. 

Menurut Serma Eko Susilo, MPLS selain dijadikan perkenalan siswa pada tahun ajaran baru dengan lingkungan sekolahnya, bisa juga sebagai sarana uji ketahanan mental. Tugas TNI yang jadi mentor, untuk melatih kedisiplinan, dan menumbuhkan semangat nasionalisme bagi mereka. 


"Kalian pelajar adalah generasi penerus bangsa. Berperilakulah sewajarnya, jangan lupa belajar, disiplin, dan tanamkan nasionalisme di diri sendiri. Belajar pengetahuan di sekolah saja tidak cukup untuk membekali mental. Tantangan hidup ke depan semakin berat. Cintailah tanah air Indonesia-mu, tanam pada jiwa-jiwa kalian ini," tegasnya saat memberikan materi.

Materi wawasan kebangsaan yang diberikan kepada siswa baru itu kemudian diteruskan latihan baris-berbaris. Puluhan pelajar kelas XI SMK Pancasila 6 Jatisorono, bersemangat latihan dengan dibimbing langsung dua bapak-bapak TNI Koramil Mranggen tersebut. 

Danramil 14/Jatisrono. Kapten Inf Eko Budi mengungkap, anggota TNI mempunyai peran dan tugas dalam mendidik serta mencerdaskan generasi muda. Bhabinsa juga bisa menjadi guru bagi pelajar untuk mengajar pendidikan non akademik. 

Wawasan kebangsaan dan baris-berbaris diajarkan ke siswa baru supaya anak-anak generasi bangsa zaman sekarang masih punya rasa nasionalisme. Karena kemajuan teknologi, dinilai membuat pelajar, serta masyarakat tidak memiliki pegangan sehingga kedisiplinannya pun berkurang. 

"MPLS ini PBB dan materi wawasan kebangsaan dikenalkan ke pelajar dengan cara kreatif, agar menyenangkan. Siswa mudah memahami, dipelajari, dan bisa digunakan pedoman hidup," kata Danramil.(pendim 0728/Wng)

Babinsa Koramil 06/Batuwarno Hadiri Sosialisasi Dan Pencanangan Kampung Keluarga Berkualitas


Wonogiri - Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) adalah satuan wilayah setingkat kelurahan dimana terdapat integrasi dan konvergensi penyelenggaraan pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga dalam seluruh dimensinya guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, keluarga dan masyarakat.
 
Berkaitan dengan tersebut, Sertu Kus Endri Babinsa Koramil 06/Batuwarno Kodim 0728/Wonogir menghadiri Pencanangan Kampung Keluarga Berkualitas Astha Warna Desa Batuwarno Kecamatan Batuwarno Wonogiri. Rabu (31/07/2024)
 
Saat ditemui, Sertu Kud Endri menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dalam rangka sosialisasi serta pencanangan Kampung KB Astha Warna Deda Batuwarno yang diharapkan Kampung Keluarga Berkualitas atau Kampung KB (Keluarga Berkualitas) Artha Warna ini memiliki nilai strategis untuk melahirkan generasi bangsa Indonesia yang berkualitas.

 
“Pencanangan Kampung Keluarga Berencana (Kampung KB) merupakan wujud dari inovasi baru yang dicetuskan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,” ungkap Sertu Kus Endri.
 
“Inovasi dibentuknya Kampung KB bertujuan untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dan juga melaksanakan pembangunan mulai dari keluarga sehingga mampu menghasilkan keluarga kecil berkualitas,” jelasnya.(pendim 0728/wng)

Ratusan Murid SMP N 2 Nguntoronadi Antusias Mengikuti Pelatihan PBB


Wonigiri - Sebanyak 224 Siswa Siswi SMP N 2 Nguntoronadi mengikuti pelatihan PBB yang di latih oleh Komandan Koramil 04/Nguntoronadi Kodim 0728/Wonogiri Kapten Inf Agus Priyanto. Danramil terjun langsung memberikan pembinaan Bela Negara latih PBB kepada ratusan murid bertempat di halaman SMP N 2 Nguntoronadi, Rabu (31/07/2024).

Danramil menuturkan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) ini guna memantapkan karakter bangsa dan pendidikan pendahuluan bela negara, agar para siswa mengerti tujuan dari latihan ini yaitu untuk menanamkan rasa tanggung jawab, cinta tanah air, pengamalan pancasila dan UUD 1945.

Dengan cara ini diharapkan para siswa akan semakin mampu meningkatkan rasa Nasionalisme, serta memiliki jiwa korsa, persatuan dan kesatuan dalam melaksanakan tugas-tugas di sekolah.


Para siswa berantusias dalam mengikuti latihan PBB yang diberikan oleh babinsa baik saat pemberian materi teori para siswa memperhatikan dengan seksama apa yang dijelaskan oleh Danramil dan juga saat melaksanakan praktek para siswa pun terlihat penuh semangat mengikuti gerakan demi gerakan yang dilatihkan.

Sementara itu,Kepala sekolah SMP N 2 Nguntoronadi Bapak Budi, mengucapkan, “terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Danramil yang sudah melatih kedisiplinan kepada siswa-siswi kami semoga kerja sama ini akan terjalin seterusnya. (pendim 0728/wng)

Dandim 0728/Wonogiri Pimpin Serbuan Teritorial Tanam Padi Bersama Petani






Wonogiri - Untuk mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan di Kabupaten Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono didampingi perwira Staf,Danramil 22/Slogohimo Kapten Inf Prahwoto, Jajaran Forkopincam Slogohimo dan warga yang tergabung dalam gapoktan Ngudi Tani melaksanakan penanaman padi di sawah milik Bapak Saroso bertempat di Dusun Soco, Desa Soco, Kec. Slogohimo, Kab. Wonogiri, Selasa (30/07/2024).

Kegiatan penanaman padi bersama bersama petani desa Soco ini merupakan komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat gotong-royong dan kerja keras, diharapkan akan mempercepat areal tanam di Wonogiri.

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono mengungkapkan bahwa langkah yang dilakukannya merupakan upaya untuk memberikan contoh dan memotivasi warga Gunungan agar lebih giat dalam mengembangkan pertanian khususnya tanaman padi.

“Penanaman padi ini merupakan langkah yang sangat bagus untuk memotivasi petani dalam rangka memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Wonogiri” ujarnya.

Dandim menekankan pentingnya kemauan dan niat yang kuat dalam mengembangkan pertanian padi. Meskipun saat ini mulai memasuki musim kemarau, Dandim optimis bahwa dengan kerja keras, doa, tercukupinya air dan pupuk panen tahun ini akan melimpah.


Dandim juga berharap bahwa inisiatif ini dapat menjadi pemicu bagi pengembangan pertanian di Kabupaten Wonogiri. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung program ini demi terwujudnya ketahanan dan kemandirian pangan di Kab. Wonogiri. (Pendim 0728/Wng)