Sponsor

Selamat Datang di KODIM 0728/Wonogiri.

Kamis, 03 Oktober 2024

Dengan Lantang, Pasiter Bacakan Laporan Singkat Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV Kodim 0728/Wonogiri


Wonogiri - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2024 Kodim 0728/Wonogiri resmi dibuka di Dusun Sapatan, Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno , berbagai program baik fisik maupun non fisik dilaksanakan bersama-sama dengan masyarakat setempat, Rabu (2/10/2024).

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0728/Wonogiri selaku Perwira Pelaksana TMMD, Kapten Inf Sriyono menyampaikan, sebelum resmi dibuka terlebih dahulu sudah dilakukan kegiatan pra TMMD dan selanjutnya TMMD secara resmi dibuka pada Rabu 2 Oktober sampai dengan 31 Oktober 2024.

Laporan yang dibacakan oleh Pasiter Kapten Inf Sriyono bahwa rencana pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2024 dilaksanakan di Dusun Sapatan, Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri meliputi Sasaran kegiatan fisik yaitu pembangunan rabat jalan beton dengan volume Panjang 475 M × Lebar 4 M × Tebal 0,12 M dan Talud jalan I Volume Panjang 30 M × Tinggi 4 M × Tebal 0.40 M, Talud jalan II dengan volume panjang 50 M c Tinggi 2.5 M x Tebal 0.30 M, Drainase dengan Volume Panjang 100 M x 1.10 M x Tinggi 0.70 M dan Gorong-Gorong dengan volume 10 M.


Dana sebesar 624 juta berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar 129 juta dan APBD Kabupaten sebesar 455 juta diharapkan dapat merampungkan semua sasaran visik sesuai yang diharapakan.

Selain kegiatan fisik juga dilaksanakan kegiatan non fisik meliputimelaksanakan sosialisasi atau penyuluhan dan ketrampilan yang dilaksanakan oleh dinas/instansi pemkab Wonogiri, Kodim 0728/Wonogiri dan Polres Wonogiri.

Manfaat memperlancar sarana transportasi masyarakat dan fasilitas umum lainnya. Mendorong partisipasi masyarakat untuk membangun desanya. Membangun kerja sama dan kordinasi antara dinas instansi terkait dengan TNI-Polri Kabupaten Wonogiri. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Meningkatkan percepatan pembangunan daerah dan menciptakan kemanunggalan TNI-Rakyat.(pendim 0728/wng)

Asisten I Setda Kabupaten Wonogiri Buka TMMD Sengkuyung Tahap IV Kodim 0728/Wonogiri


Wonogiri - Pelaksanaan pembukaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV tahun 2024 di Dusun Sapatan, Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno secara resmi dibuka, ditandai dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh Bupati Wonogiri Joko Sutopo yang di wakili Wakil Asisten I Setda Kabupaten Wonogiri Teguh Setyono, Rabu (2/10/2024).

Kegiatan yang berlangsung dilapangan Dusun Sapatan tersebut dihadiri oleh Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono yang diwakili Mayor Inf Tono Danramil 18/Girimarto. Letkol Inf Arif Isnawan (Kasiter Korem 074/Warastratama). Drs. Teguh Setiyono (Asisten 1 Setda Kab. Wonogiri). Kompol Dwi Kristanto (Kabag Ren Polres Wonogiri). Ahmad Junaidi S.H.I M.H (Hakim Pengadilan Agama Kab. Wonogiri).Heru Tomo S.H M.M (Kepala Bappeda Kab. Wonogiri). Staf Ahli Bupati Ibu Ir, Siti Mucholimah Kuswarna Putri M.M (Staf Ahli Bupati Wonogiri). Perwira Staf dan Danramil Jajaran Kodim 0728/Wonogiri, Lettu Inf Sapto Parjoko. (Dan Unit Intel Kodim 0728/Wng)


Dalam sambutannya Asisten I Setda Wonogiri membacakan amanat Bupati Wonogiri, TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2024 Kabupaten Wonogiri, dilaksanakan di Desa Kembang Kecamatan Jatipurno, menjadi bagian akhir rangkaian kegiatan TMMD dakam tahun 2024, yang dilaksanakan dalam empat tahap. Setiap tahapan yang dilaksanakan, diharapkan semakin memberi daya perubahan yang cukup besar dalam kehidupan masyarakat.

Sebagaimana laporan yang disampaikan, TMMD di Desa Kembang berupa pembangunan rabat jalan, talud, saluran drainase dan gorong-gorong yang berlokasi di Dusun Sapatan, Desa Kembang Kecamatan Jatipurno.


Dengan dilaksanakannya kegiatan fisik tersebut, akan memberikan manfaat dalam menghubungkan akses antara Desa Kembang dengan Desa Tawangrejo Kecamatan Jatipurno, sehingga memudahkan aktifitas masyarakat, baik pada bidang sosial, bidang perekonomian, pertanian, pendidikan, dan lain sebagainya.

Dari seluruh program pembangunan fisik yang dilakukan, disediakan anggaran dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 169 juta dan APBD Kabupaten Wonogiri sebesar Rp 455 juta.

Di sampaikan bahwa TMMD juga melaksanakan program non fisik seperti pengobatan gratis, Layanan KB Gratis, Perpustakaan Keliling, dan juga penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bela negara, cinta tanah air, membangun rasa kebersamaan dan gotong royong, bahaya narkoba dan penyakit masyarakat, sadar aturan lalu lintas, dan lain sebagainya.

Inilah manfaat besar dari pelaksanaan Program TMMD di Kabupaten Wonogiri, menjadi program yang selaras dengan semangat kebersamaan “Go Nyawiji Sesarengan mBangun Wonogiri”, menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Wonogiri yang Maju, Mandiri, Sejahtera.(Pendim 0728/Wng).

Cegah Bullying,Babinsa Koramil 13/Pracimantoro Berikan Sosialisasi Kepada Siswa Dan Orang Tua/Wali Murid



Wonogiri - Dalam mencegah terjadinya bullying atau perundungan yang sedang marak terjadi di berbagai daerah dan sangat merugikan pembinaan generasi bangsa, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Gedong bersinergi dengan Koramil 13/Pracimantoro untuk memberikan sosialisasi.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Sekolah dan Guru dengan pemateri Babinsa Serma Sriyadi, diikuti oleh orang tua/wali murid dan siswa-siswi sekolah tersebut. Selasa (1/10/2024).

Dalam sambutannya, Serma Sriyadi menjelaskan bahwa perundungan atau bullying mencakup segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, baik secara fisik maupun psikologis.


“Perundungan tidak hanya terbatas pada kekerasan fisik, tetapi juga dapat berupa tindakan tanpa kekerasan fisik seperti ejekan, penghinaan, atau perlakuan tidak sopan. Tujuan dari perundungan ini adalah menyakiti korban secara terus-menerus, dan dapat berpotensi membuat korban mengalami trauma dan tekanan psikologis,” ungkapnya.

Terpisah, Danramil 13/Pracimantoro Kapten Inf Budi Raharja mengharapkan agar kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman kepada siswa-siswi tentang pentingnya saling menghargai dan menghormati di lingkungan sekolah. Hal ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif tanpa adanya gangguan.

“Sosialisasi ini memberikan informasi kepada siswa mengenai pengertian perundungan (bullying), penyebab, dan dampaknya. Tujuannya adalah untuk menjelaskan kepada siswa tentang besarnya dampak perundungan di lingkungan sekolah,” ujar Danramil.

“Dengan adanya pemahaman ini, diharapkan siswa-siswi dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh rasa hormat satu sama lain.” Pungkas Danramil. (pendim 0728/wng)

Sebanyak 81 Anggota Kodim 0728/Wonogiri Resmi Memakai Pangkat Baru


Wonogiri - Sebanyak 81 anggota Kodim 0728/Wonogiri mendapatkan penghargaan berupa kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi pada periode 1 Oktober 2024.

Upacara kenaikan pangkat yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0728/Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono, S.Pd.,M.I.P. bertempat di Aula Makodim 0728/Wonogiri, Selasa (1/10/1024).


Letkol Inf Edi Ristriyono, S.Pd.,M.I.P. mengatakan, kenaikan pangkat merupakan suatu kehormatan dalam kehidupan militer dan patut disyukuri.

“Karena kenaikan pangkat itu diberikan kepada setiap prajurit TNI yang mampu menunjukkan prestasi, dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang tinggi sesuai dengan tugas yang diembannya," katanya.

Ia menambahkan, kenaikan pangkat tersebut bukan merupakan hadiah, melainkan suatu kepercayaan dari pimpinan TNI, bangsa dan negara, dan juga amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, sebagai suatu kepercayaan.


" Saya juga berharap, agar para anggota personil yang naik pangkat mampu mempertanggungjawabkan makna dari kenaikan pangkat. Karena tuntutan dari kenaikan pangkat yang telah diterima, harus diimbangi dengan sikap dan perilaku yang lebih bermakna di lingkungan tugas dan lingkungan sekitar," tambahnya.

Sementara itu, Pjs Pasi Pers Kapten Inf K.G Simanjuntak menerangkan, prajurit yang mendapatkan kenaikan pangkat dari Serma ke Pelda 11 orang, Serka ke Serma 5 orang, Sertu ke Serka 13 orang, Serda ke Sertu 43 orang, Koptu ke Kopka 4 orang, Kopda ke Koptu 4 orang dan Pratu ke Praka 1 orang. (Pendim 0728/Wng